Jan 19, 2017

8 Kasus Mengerikan Hidup Bersama Mayat Selama Bertahun-tahun

Seharusnya bagi orang yang normal apabila menemukan keluarganya telah meninggal, sudah selayaknya dan sepantasnya harus di kuburkan, namun orang-orang berikut ini sungguh aneh, walaupun sudah mengetahui ada salah seorang keluarganya yang meninggal, bukannya menguburkan malah membiarkannya saja, bahkan mereka ini hidup bersama mayatnya selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Mengapa mereka tidak langsung menguburkan keluarganya yang telah meninggal tersebut?, alasannya cukup beragam, dan tentu saja apa yang mereka lakukan adalah salah satu pelanggaran hukum yang harus mereka pertanggung jawabkan.

Dan ulah orang-orang aneh berikut ini akhirnya tercium oleh pihak keamanan setempat, dan tentu saja mereka harus mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum yang berlaku, Seperti apa kasus orang-orang yang hidup bersama mayat selama bertahun-tahun, seperti di kutip dari listverse.com berikut beritanya disini.

1. Tak Sadar Anaknya Telah Menjadi Mayat
kisah wanita tua yang hidup bersama mayat anaknya selama bertahun tahun
rumah dimana Rita tinggal, image via : nypost.com

Pada bulan September tahun 2016 di Brookly Amerika Serikat, seorang wanita tua Tuna Netra di temukan hidup bersama mayat anaknya yaitu Louis Wolfensohn. Wanita ini bernama Rita Wolfensohn, dia mengaku bahwa dia tidak melihat dan bertemu dengan anaknya selama lebih dari 20 tahun.

Adik Ipar dari Wolfensohn yaitu Josette Buchman telah menemukan tengkorak kerangka manusia utuh di lantai dua rumahnya, pada saat di temukan kerangka tersebut masih terbungkus dengan celana jeans, sepatu kets dan juga kemeja, dan mayat tersebut terbaring terlentang di atas sebuah kasur tipis.

Pihak berwenang yakin bahwa Wolfensohn tidak menyadari bahwa dia tinggal bersama mayat anaknya tersebut.  Pada saat tulang belulang tersebut di temukan di lantai 2, kondisi tempat tersebut sudah di penuhi dengan jaring laba laba, dan juga sampah yang banyak berserakan di sekitar kerangka tersebut.

Salah satu petugas yang mengevakuasi mengatakan "tempat ini seperti tempat pembuangan sampah", menurut pengakuan Rita Wolfensohn mengaku bahwa anaknya telah pindah ke kota lain dan telah memutuskan kontak dengannya sejak 20 tahun yang lalu, saat dia berusia 50 tahun.

2. Pemakaman Langit
kasus penyimpanan mayat di dalam rumah yang menggegerkan
image via : newsnet5.com
Pada tanggal 3 Mei tahun 2014, polisi menemukan mayat seorang pria berusia 88 tahun, pria tersebut bernama Gerald Gavan, mayatnya di temukan  di bawah terpal di lantai ruang tamu di Lafayette, Indiana.

Sang Istri yang berusia 55 tahun yang bernama Ila Solomon, mengatakan bahwa suaminya telah meninggal lima hari sebelumnya. 

Namun menurut laporan dari pihak investigasi menunjukkan bahwa Gavan sebenarnya telah mati selama lebih dari sembilan bulan yang lalu. Sebenarnya teman-teman Gavan telah bertanya tentang keberadaan Gavan ini. 

Cerita-cerita dari para saksi lebih dipercaya, dan teman dari Gavan kemudian menghubungi kepolisian untuk meminta investigation.

Police kemudian menangkap Solomon, dan didakwa dengan kasus penipuan kesejahteraan, pencurian, dan juga kesalahan tidak melaporkan kematian suaminya. 

Salomon menunjukkan bahwa selama ini dia terus menjaga mayat tubuh suaminya, hal ini di karenakan keinginannya untuk melakukan  "pemakaman langit" seperti yang dilakukan oleh orang di Tibet, ritual penguburan ini di lakukan dengan cara mayat di letakan diatas sebuah bukit yang tinggi, dan kemudian tubuh mayat akan habis dimakan oleh burung bangkai.

Salomo mengatakan  "Dia ingin aku membuka pintu sehingga burung bisa datang dan memakan jasad suaminya, tetapi burung-burung tersebut hanya sampai sejauh AC saja. ",ujarnya

3. Menyimpan Mayat Untuk Kebangkitan
ibu yang menyimpan mayat suaminya di dalam rumah
image via : cbc.ca
Pada tahun 2014 seorang wanita yang berasal dari  Kanada mengaku bersalah, karena tidak melaporkan dan  memberitahu pihak berwenang bahwa suaminya telah meninggal. 

Wanita tersebut bernama Kaling Wald berusia 50 tahun, Wald membiarkan mayat almarhum suaminya untuk berada di rumah di Hamilton, Ontario,  dan selama enam bulan dia meletakan mayat suaminya begitu saja sementara dia berdoa untuk kebangkitan suaminya.

Dan pada tanggal 17 September 2013, sherif setempat menemukan sisa-sisa mayat dari Peter Wald suaminya, hal tersebut di ketahui pada saat  sheriff tiba untuk mengusir keluarga tersebut setelah mereka gagal pada hipotek rumah mereka. 

Peter Wald diketahui telah meninggal sekitar Maret tahun 2013, akibati komplikasi diabetes. Sang Istri menolak untuk pergi ke rumah sakit, karena percaya bahwa Tuhan akan menyembuhkan suaminya tersebut.

Ketika suaminya tersebut meninggal, kemudian dia menutupi mayatnya dengan menggunakan selimut, selain itu pula semua pintu rumahnya digembok dan juga menyegel semua ventilasi dan pintu dengan lakban. Pada saat mayat tersebut di temukan petugas menemukan banyak tikus yang berkeliaran disekitar mayat, dan juga sisa-sisa mayat Peter Wald sangat parah dan membusuk hingga tidak dapat lagi di identifikasi.

4. Tidak Menerima Anaknya Telah Mati
cerita orang tua yang menyimpan mayat anaknya dirumah
image via : wbur.org
Pada bulan Januari tahun 2016, pihak berwenang Spanyol telah menangkap pasangan suami istri yang berasal dari Amerika yaitu Bruce dan Shrell Hopkins, dimana saat itu mereka di ketahui telah menyimpan mayat anak mereka yang berusia 7 tahun yang bernama Caleb di rumahnya di Girona, Spanyol.

Kejadian tersebut terungkap setelah pemilik rumah hendak menagih uang sewa yang belum di bayarkan,
Mereka kemudian di dakwa kerena telah menyembunyikan kematian anak mereka selama lebih dari 2 bulan, menurut keterangan suami istri tersebut anaknya telah meninggal akibat penyakit asma yang di deritanya.

Menurut Jaksa, mereka tidak bisa menerima bahwa anak mereka telah meninggal dunia, dan akhirnya mereka di dakwa karena pembunuhan dan juga kelalaian. Seorang Hakim mengatakan bahwa keputusan tersebut muncul setelah mereka menolak untuk membawa anak mereka kerumah sakit, karena mereka tidak percaya pada pengobatan medis.

Anaknya Caleb di ketahui terakhir terlihat hidup pada suatu pesta ulang tahun pada tanggal 15 November 2015, pasangan suami istri ini berasal dari Detroit dan memiliki 2 anak yang lainnya, yang berusia 12 dan juga 14 tahun, akhirnya karena orang tua mereka di hukum, kedua anak ini kemudian dibawa ke keperawatan negara.

5. Tidak Terima Ibunya Telah Meninggal
kisah wanita yang menyimpan mayat ibunya hingga bertahun tahun di rumah
image via : addictinginfo.org

Pada bulan Juli  tahun 2014, pihak berwenang setempat telah menemukan bahwa seorang wanita di Brooklyn,  telah hidup bersama dengan mayat ibunya selama lebih dari dua tahun. 

Kejadian tersebut di ketahui setelah seorang pengawas mengunjungi apartemen untuk memeriksa kebocoran. Chava Stirn yang berusia 28 tahun, menolak untuk membuka pintu apartement tersebut, kemudian kru darurat membobol tembok dari bawah. 

Petugas Apartment kemudian menemukan Stirn duduk di kursi yang dikelilingi oleh sampah menumpuk setinggi pinggang. Dia mengklaim bahwa ibunya "meninggalkannya di sana untuk mati." Pihak penegak hukum mengungkapkan bahwa Stirn telah meletakan kerangka ibunya di atas tumpukan kantong sampah di dapur. 

Stirn akan tidur di samping mayat ibunya, dan juga menopangnya diatas di meja, dan juga berpakaian, mereka berdua sering mencocokan baju yang mereka miliki.

Sang ibu Susie Rosenthal yang berusia 61 tahun, kemungkinan telah mati selama lebih dari tiga tahun. Sejak kematian ibunya Stirn tidak pernah meninggalkan apartemen dan  juga menolak untuk membiarkan siapa pun masuk kedalam rumahnya.

Menurut tetangganya yang bernama Malka Lerner, 41 tahun, mereka sering mendengar suara-suara aneh di dalam apartement Stirn, seperti Stirn berulang kali berteriak  "Aku bunuh diri saja!".

6. Membalsem Mayat
kasus wanita tua yang menyimpan mayat suaminya di rumah selama bertahun tahun
image via : cbsnews.com
Pada tahun 2010 Jean Stevens di temukan telah hidup dengan mayat suaminya dan juga saudara kembarnya selama lebih dari satu dekade di rumahnya.  Pihak berwenang akhirnya mengungkap kasus penyimpanan mayat ini, Jean yang telah burusia 91 tahun ini di ketahui telah membalsem suami dan juga saudara kembarnya di rumahnya di Wyalusing.

Suaminya yang telah berusia 60 tahun meninggal pada tahun 1999, dan juga kembarannya telah meninggal pada oktober 2009.  "Saya merasa sangat berbeda tentang kematian", kata Jeans yang merasa tidak bersalah dan tidak menyesal terhadap apa yang telah di lakukannya.

Menurutnya tindakannya itu dilakukan agar dia bisa selalu bersama dengan orang yang sangat di cintainya, berbicara, bercanda dan juga bisa setiap saat melihat wajah orang yang di cintainya tersebut.

7. Menyimpan Mayat Ayah
pria yang menyimpan mayat ayahnya ber bulan bulan di rumah
image via : the-line-up.com
Pada tahun 2015, seorang pria bernama Timothy, 59 tahun di Stafford Inggris, di temukan telah hidup dengan mayat ayahnya selama berbulan-bulan.  Hal tersebut terungkap setelah tetangganya melihat kerangka ayahnya tersebut sedang menonton tv.

Diketahui Kenneth Brown sang ayah berusia 94 tahun, meninggal akibat terjatuh, dan kemudian putranya menemukan ayahnya tersebut sudah menjadi mayat, kemudian Timothy meletakan mayat ayahnya tersebut di sebuah kursi sofa favoritnya.

Kenneth terakhir terlihat hidup pada bulan April 2014, kemudian tubuhnya di temukan pada bulan Oktober 2014, Timothy mengungkapkan bahwa ayahnya tersebut telah jatuh pada saat terjadi kebakaran di kamar tidurnya, setelah itu Timothy kemudian meletakan ayahnya di sebuah kursi sofa dan di rawat olehnya selama beberapa hari.

Namun pada hari berikutnya Timothy menemukan ayahnya telah meninggal, dia tidak melaporkan hal tentang kematian ayahnya kepada petugas terkait malah terus menyimpan mayat ayahnya di atas sebuah kursi sofa hingga akhirnya di temukan oleh tetangganya.

8. Membunuh dan Menyimpan Mayat Ibu
kasus anak yang membunuh ibunya lantas menyimpan mayat ibunya di rumah
image via : ibtimes.co.uk
Pada tahun 2014 pihak berwenang menangkap seorang pria asal Connecticut dengan tuduhan pembunuhan, petugas menemukan bahwa pria tersebut telah hidup dengan mayat bernanah ibunya selama berbulan-bulan lamanya. 

John Waszynski, berusia 59 tahun, ditemukan telah hidup bersama dengan mayat  membusuk. Polisi kemudian  memutuskan bahwa kematian ibunya yaitu Krystyna Waszynski, 86 tahun, adalah tindakan pembunuhan dilihat dari otopsi yang dilakukan terdapat "luka leher dan trauma tumpul di bagian kepala".

John Waszynski mewarisi Wethersfield yaitu rumah bergaya peternakan dari  ayahnya pada tahun2006. Menurut tetangga Waszynski selama 10 tahun, mereka tidak ada yang tahu bahwa ada seorang wanita yang tinggal di sana. 

Tetangga Kimberly Robinson mengatakan, "Semua orang tahu itu orang yang aneh. Anda hanya punya perasaan takut dan menyeramkan darinya".

 "Polisi sebelumnya telah dipanggil ketempat tinggal Waszynski setelah laporan dari tetangganya, bahwa ada seorang pria yang berkeliaran di luar dalam keadaan telanjang. Tapi saat itu tidak ada penangkapan yang dilakukan.


EmoticonEmoticon